Penyebab Bibit Lele Menggantung

 

 

Penyebab Bibit Lele Menggantung

 

Salah satu jenis penyakit yang banyak ditemui pembudidaya bibit lele maupun pembesaran adalah kondisi ikan lele yang menggantung atau berdiri atau hormat. Kondisi seperti ini cukup mengkhawatirkan bagi pembudidaya karena bersifat massal dan jika dibiarkan akan menyebabkan kematian.

Penyebab dari bibit lele atau ikan lele yang menggantung ada 2 kemungkinan. Faktor penyebab yang pertama adalah penyakit dan faktor penyebab yang kedua adalah kualitas air. Cara mudah untuk mengetahui penyebab bibit lele menggantung apakah disebabkan penyakit atau karena kualitas air adalah dengan cara memberikan pakan. Jika bibit lele masih mau memakan meskipun terlihat tidak bernafsu, maka dapat disimpulkan faktor penyebabnya adalah kualitas air yang tidak baik. Namun jika bibit lele tidak mau memakan sama sekali, dapat disimpulkan faktor penyebabnya adalah penyakit.

bibit lele menggantung

bibit lele menggantung

Kita perlu mengetahui juga hal-hal yang menyebabkan kualitas air tidak baik. Ada 3 indikator utama untuk menilai kualitas dari air yang menjadi tempat hidup bibit lele.

  1. Oksigen Terlarut

Meskipun hidup di dalam air, bibit lele tetap bernafas menggunakan insangnya. Pernafasan tersebut memerlukan oksigen yang terlarut di dalam air. Bibit lele memerlukan Oksigen terlarut. Pemberian pakan yang berlebihan akan menyebabkan banyaknya sisa makanan yang kemudian akan mengendap di dasar kolam. Endapan sisa makanan kemudian berubah menjadi amoniak yang akan mengurangi oksigen terlarut di dalam air. Ciri tingginya amoniak dan rendahnya oksigen terlarut adalah adanya bau yang cukuk spedp tid dari air kolam. Ciri yang lain adalah bibit lele sering naik dipermukaan atau justru lebih banyak berada di permukaan air kolam. Di sini pentingnya pemberian pakan secara terukur, dengan intensitas yang banyak dan volume secukupnya sehingga tidak banyak pakan yang tidak termakan. Penggunaan aerator disarankan untuk membantu meningkatkan oksigen terlarut.

  1. PH

pH air yang terlalu tinggi atau rendah tidak baik bagi bibit lele. pH air yang kurang dari 7 adalah  bersifat asam sedangkan pH air yang lebih dari 7 bersifat basa. pH air yang baik untuk bibit lele adalah di kisaran 6,5 – 9. Curah hujan yang tinggi cenderung menyebabkan pH yang tinggi atau bersifat asam. Ketika pH sudah terlalu asam atau terlalu basa maka perlu dilakukan penggantian air  untuk mengembalikan kondisi air dengan pH yang netral.

  1. Suhu

Lele memerlukan suhu yang stabil dengan suhu optimal di kisaran antara 25o-28o C. Untuk pertumbuhan larva diperlukan kisaran suhu antara 26o -30o C dan untuk pemijahan 24o -28o C. Fluktuasi atau perubahan suhu yang ekstreem dari suhu yang panas di siang hari menjadi suhu yang dingin di malam hari terutama di musim kemarau, akan menyebabkan bibit lele menjadi terganggu kesehatannya. Kolam terpal atau semen cenderung lebih stabil suhunya dibandingkan dengan air di kolam tanah. Kolam yang dinding dan atapnya tertutup dengan plastic UV dan paranet cenderung relatif stabil suhunya. Bahkan sebagian pembudidaya samapai menggunakan heater listrik untuk menjaga suhu air kolam agar tidak terjadi fluktuasi suhu yang berlebihan.

Bagaimana jika bibit lele kita mengalami kondisi menggantung?

Berikut ini beberapa cara yang perlu anda coba jika mengalami hal di atas :

  1. Bersihkan dasar kolam dari sisa pakan dan ikan yang mati
  2. Ganti sebagian air kolam budidaya lele dengan air baru, untuk mengembalikan kualitas air
  3. Taburkan garam ke dalam air kolam dengan takaran 1 kg / m3 air
  4. Masukkan bahan alami seperti daun pepaya, mengkudu
  5. Puasakan ikan 1 hari

Demikian cara-cara mengobati benih lele yang menggantung, semoga bermanfaat.

 

 

Untuk informasi pemesanan bibit lele silahkan kontak

081392207878

Kata terkait : lele, ikan lele, bibit lele, cara ternak lele, cara budidaya ikan lele, ternak ikan lele, kolam terpal, cara ternak ikan lele, ternak lele kolam terpal, budidaya lele kolam terpal, harga bibit lele, budidaya lele, jual bibit lele, harga bibit lele 2016, lele sangkuriang, bibit lele sangkuriang, budidaya lele sangkuriang

Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: